Wujud dukungan pada peringatan hari jadi pertama Hotel Grand Mercure Malang Mirama.
ADADIMALANG – Peringatan Hari Jadi Hotel Grand Mercure Malang Mirama di bulan Oktober tahun 2022 ini mengambil budaya lokal sebagai tema besar dalam perayaannya.
Bahkan General Manager Grand Mercure Malang Mirama, Sugito Adhi menyampaikan perayaan Hari Jadi hotel yang dipimpinnya tersebut dilaksanakan selama 15 hari sejak tanggal 1 Oktober 2022.
“Saya pikir 15 hari sudah cukup lama bagi masyarakat atau pengunjung Hotel Grand Mercure Malang Mirama untuk menyaksikan berbagai sajian yang ditampilkan di hotel ini,” ungkap Sugito Adhi.
Salah satu yang nampak berbeda selama 15 hari ini adalah keberadaan dua artefak asli candi yang dipajang di lobby Hotel Grand Mercure Malang Mirama ini.
Dua artefak asli tersebut merupakan koleksi milik Museum ganesya Hawai Group yang merepresentasikan bentuk candi yang ada di era kerajaan nusantara terdahulu.
Budayawan Museum Ganesya Hawai Group, Amri Bayu menjelaskan koleksi Museum Ganesya yang ditampilkan kali iniberupa dua artefak candi yang terbuat dari terakota.
“Teknologi Terakota ini menjadi teknologi tradisional yang modern di jamannya dimana Majapahit mempelopori bangunan di wilayahnya dengan teknologi terakota tersebut. Kami mencoba memperkenalkan teknologi terakota ini melalui peninggalan berupa artefak miniatur candi Padwasana dan candi Figurin yang kami bawa ini,” ungkap Amri.
Menurut pria ramah ini, miniatur candi tersebut merupakan jejak aktualisasi masyarakat Majapahit era itu terhadap teknologi Terakota.
“Kami membawa dua model candi yang pertama adalah Candi Padmasana yang merupakan candi tempat pelaksanaan ibadah atau ritual seperti candi Penataran. Sementara candi yang kedua adalah model candi figurin miniatur candi gerbang atau candi dipergunakan untuk pembatas menuju tempat yang disakralkan. Dua bentuk candi ini masih ada di candi yang dapat ditemui saat ini,” pungkas Amri Bayu.
Sementara itu, Public relation Hawai Group, Dini Iswahyudi menyampaikan pihaknya (Hawai Group) telah menjalin kerjasama dengan Hotel Grand Mercure Malang Mirama sejak hotel tersebut berdiri setahun yang lalu.
“Sehingga ada acara apapun di grand Mercure Malang Mirama pasti akan kita dukung. Karena saat ini mengangkat tema Local Culture and heritage, maka kita keluarkan koleksi Museum Ganesya untuk mendukung first anniversary Hotel Grand Mercure Malang Mirama ini,” ungkap Dini.
Mengakhiri wawancara, Dini mengharapkan dengan penampilan dua koleksi artefak asli berbentuk candi era Majapahit tersebut dapat memberikan edukasi kepada masyarakat ataupun pengunjung Hotel Grand Mercure Malang Mirama.
Ditemui di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Amri Bayu menyampaikan jika masih ada masyarakat Malang Raya yang ingin menyaksikan koleksi candi yang lain atau peninggalan era kerajaan nusantara dapat datang langsung ke Museum Ganesya di Hawai Group Malang. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.