Akan dilaksanakan dengan pengisi acara yang sama dengan rencana awal.
ADADIMALANG – Sebagai wujud empati pada Tragedi Kanjuruhan yang akan segera memasuki peringatan hari ke-40 paska terjadinya kejadian, Preston Fest yang merupakan konser musik perdana yang akan dilaksanakan di Stadion Gajayana Malang akhirnya ditunda.
Hal tersebut disampaikan oleh Project Manager Preston Fest, Muhammad Harsya Mahendra dalam sesi konferensi pers di Preston Cafe sore hari tadi, Senin (07/11/2022).
Menurut Harsya, ada beberapa alasan yang membuat tim pelaksana dengan berat hati pada H-10 dari rencana tanggal pelaksanaan pada 13 November 2022 akhirnya memutuskan untuk menunda (postponed).
“Jadi persiapan kami mulai dari perijinan dan lain sebagainya telah mencapai 90 persen, namun tiba-tiba dari pihak berwajib menyarankan untuk menunda atau memindah tanggal pelaksanaannya menjadi tanggal 22 Januari 2023 dengan alasan faktor keamanan,” ungkap Harsya.
Pria berkacamata ini lebih lanjut menjelaskan bahwa petugas kepolisian menginformasikan jika pada tanggal 9 dan 10 November 2022 akan ada aksi demonstrasi terkait Tragedi Kanjuruhan termasuk peringatan 40 hari terjadinya tragedi tersebut.
“Alasan kedua di akhir-akhir ini marak berkembang isu konser yang bermasalah, sehingga pihak yang berwajib menyarankan menunda meski tiket kita telah terjual lebih dari 5 ribu dan diminta untuk kordinasi ulang dan lain sebagainya,”ungkap Harsya sebagai pelaksana dari Timur Act Event Organizer.
Mengantisipasi kekecewaan akibat mundurnya jadwal pelaksanaan Preston Fest tersebut, Harsya menegaskan semua artis atau pengisi acara akan tetap sama dengan rencana awal Preston Fest di bulan November ini.
“Jadi akhirnya kita sepakati dilaksanakan tanggal 22 Januari 2023 dengan salah satu pertimbangan tanggal itu semua artis atau pengisi acara yang telah kita kontrak dapat hadir semua. Bahkan sebagai pengobat rasa kecewa, nanti akan kita tambah dua bintang tamu lagi dimana salah satunya adalah Tiara Andiri,” ujar harsya.
Meskipun ditunda, namun Harsya memastikan semua penonton yang telah membeli tiket tidak perlu khawatir karena tiket yang telah dibeli tersebut akan tetap dapat dipergunakan pada tanggal 22 Januari 2023.
“Kebijakan kami semua tiket yang telah dibeli tidak dapat di refund, tetapi masa berlakunya akan diperpanjang hingga tanggal 22 Januari 2023 dengan catatan link pembelian tetap ada,” pungkas pria ramah ini.
Menyikapi tertundanya pelaksanaan Preston Fest tersebut, Harsya mewakili pelaksana menyampaikan permohonan maaf kepada para penonton yang telah membeli tiket, sponsor, media partner, tenant dan semua pihak yang mungkin merasa kecewa dengan postponed even tersebut.
Dari total kapasitas Stadion Gajayana Malang sekitar 40 ribu setelah dikurangi berbagai kebutuhan seperti panggung, sound dan lain sebagainya, Preston Fest kali ini ditargetkan maksimal hanya terisi 15 ribu penonton untuk mengantisipasi agar tidak terjadi over kapasitas mengingat hanya diperbolehkan mengisi 50 persen dari kapasitas penonton yang ada.
Sementara itu rekanan Preston Fest dari Amazing Malang yakni Hadi Utomo juga menyampaikan permohonan maaf dan berharap penundaan (postponed) even tersebut akan menjadikan Preston Fest di Januari 2023 mendatang menjadi jauh lebih baik lagi.
“Mohon maaf tapi ini semua benar-benar di luar keinginan dan kemampuan kita, semua tenant yang sudah join akan refund 100 persen dan nanti akan kita prioritaskan untuk dapat join kembali di tanggal 22 Januari 2023 mendatang,” pungkas Hadi Utomo. (A.Y)