Peran CDC dalam menghantarkan mahasiswa bekerja mendapatkan acungan jempol.

ADADIMALANG – Diikuti 156 orang wisudawan yang berasal dari jenjang Strata 1 jurusan Akuntansi (58 orang) dan jurusan Manajemen (83 orang) serta jenjang Strata 2 sebanyak 15 orang, STIE Malangkuçeçwara menggelar wisuda paginharibtadi, Sabtu (18/03/2023).

Hal tersebut disampaikan oleh Dr Setiyawan, M.Si selaku Ketua Pelaksana Panitia Wisuda STIE Malangkuçeçwara (ABM) Malang tahun 2023.

“Dari total 156 orang mahasiswa yang mengikuti wisuda pagi ini diketahui 11 hingga 13 persennya telah terserap ke dunia kerja. Hal ini menunjukkan peran dari Carier Development Center (CDC) STIE Malangkuçeçwara sangat nampak, karena tidak hanya menghantarkan mahasiswanya lulus kuliah tapi sampai mendapatkan pekerjaan,” ungkap Setiyawan.

Menurut pria yang gemar mengoleksi Keris ini, CDC berperan aktif dengan memberikan informasi dan peluang bekerja bagi para mahasiswa yang telah siap dan memenuhi kriteria yang ditentukan.

“Hal itu termasuk pembiasaan mahasiswa dengan dunia kerja seperti magang baik magang mandiri ataupun magang yang berkaitan dengan angka kredit mata kuliah,” ujar Setiyawan.

Setiyawan bersyukur dalam momen wisuda yang mulain ilaksanakan secara luring untuk kedua kalinya paska pandemi Covid-19 ini dapat berjalan lancar dengan kondisi cuaca yang cerah dan sesuai rencana.

“Di luar 13 persen tadi, ada wisudawan kita yang juga telah berprofesi sebagai entrepreneur yang juga telah disiapkan oleh kampus STIE Malangkuçeçwara sejak awal hingga masuk dalam kurikulum mata kuliah yang harus ditempuh mahasiswa seperti business planning dan marketing plan yang sangat diperlukan dalam menjalankan suatu bisnis,” pungkas Setiyawan.

Sementara itu, Ketua STIE Malangkuçeçwara Drs Bunyamin, Ph.D dalam sambutannya menyampaikan saat ini masuk dalam era disruptif yang banyak menimbulkan hal baru dan meniadakan beberapa pekerjaan.

“Oleh karenanya para wisudawan STIE Malangkuçeçwara sebelum lulus telah ditempa ilmu berupa hard dan soft skill di era disruptif ini. Selamat dan suksea dalam meniti karir di kehidupan mendatang,” ujar pria yang akrab disapa Beny ini.

Dengan kemampuan multitasking yang dimilikinya serta kemampuan untuk disiplin diri serta serius di bidangnya Beny yakin para wisudawan akan mampu menggapai kesuksesannya masing-masing.

Di lokasi yang sama, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur, Prof Dr Dyah Sawitri SE MM., menyampaikan selamat atas terlaksananya wisuda di kampus STIE Malangkuçeçwara (ABM Malang) tersebut.

“Selama kalian menempuh pendidikan di STIE Malangkuçeçwara ini kalian benar-benar telah ditempa dengan berbagai pendidikan yang diberikan. Namun selain itu kalian juga terlindungi karena kampus ini telah memiliki satgas anti kekerasan seksual dan lain sebagainya,” ungkap Dyah.

Dyah juga memberikan apresiasi atas telah berlangsungnya pendidikan anti korupsi di STIE Malangkuçeçwara kepada para mahasiswanya.

“Dan saat ini kampus-kampus harus ngelink ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar pendidikan anti korupsi tersebut nanti akan terdata di KPK. Di wilayah LLDikti Wilayah VII Jatim tahun lalu baru terdata sekitar 29 perguruan tinggi yang telah melakukan pendidikan anti korupsi, dan saat ini telah terdata 66 kampus yang melaksanakannya,” pungkas Dyah Sawitri. (A.Y)