Stefanus Yufra M. Taneo menggantikan Murpin Josua Sembiring menahkodai Ma Chung hingga tahun 2027 mendatang.
ADADIMALANG.COM I Kampus Ma Chung – Memasuki usai ke 16 pada hari ini, Jumat (07/07/2023), Universitas Ma Chung secara resmi dipimpin oleh sosok Rektor yang baru.
Rektor baru yang menggantikan Prof. Dr. Murpin Josua Sembiring, SE., M.Si., untuk memimpin Universitas Ma Chung periode 2023-2027 ini merupakan sosok yang telah lama berada di lingkungan Universitas Ma Chung yakni Dr. Ir. Stefanus Yufra M. Taneo. MS., M.Sc.
Rektor Baru Ma Chung ini secara resmi dikukuhkan saat perayaan Dies Natalis ke-16 Universitas Ma Chung pada hari Kamis (06/07/2023) kemarin. Selain Rektor baru, Wakil Rektor dan pejabat baru yang akan membantu Stefanus Yufra juga dilantik pada hari Kamis sore kemarin.
Selama 16 tahun hadir di Indonesia, Universitas Ma Chung telah memiliki 3 ribu lebih lulusan dimana Universitas Ma Chung menurut rektor barunya diharapkan dapat berinisiatif untuk bertransformasi dan berinovasi agar mampu terus bertumbuh dalam perubahan zaman, bahkan menjadi pemimpin dalam memberikan pendidikan terbaik kepada generasi penerus bangsa.
“Dan untuk dapat mewujudkan visi dan misinya tersebut maka Universitas Ma Chung tidak boleh terjebak dalam zona nyaman, rutinitas dan kebiasaan-kebiasaan. Seluruh warga Universitas Ma Chung haruslah terus mendorong diri agar kapasitasnya baik secara personal maupun profesional. Dengan begitu maka setiap pribadi akan terus berkembang menjadi lebih baik, dan semakin berani untuk menciptakan dunia baru yang positif demi mewujudkan Indonesia,” ungkap Rektor Stefanus Yufra.

Sementara itu ditemui usai pelantikan Rektor baru, Perwakilan dari Yayasan Harapan Bangsa Sejahtera yakni Prof. Philip K. Widjaja menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas Dies Natalis ke-16 Universitas Ma Chung dan pelantikan Rektor baru Universitas Ma Chung.
“Terimakasih juga kepada Prof. Dr. Murpin Josua Sembiring, SE., M.Si., atas perjuangannya selama ini memimpin Universitas Ma Chung dengan mengisi idealisme dan berbagai prestasi yang telah diraih,” ujar Prof. Philip.
Terkait dilantiknya Rektor baru Universitas Ma Chung, Prof. Philip menyampaikan rektor baru Ma Chung tersebut bukanlah orang baru dan justru sangat mengenal kultur atau budaya, potensi dan juga kekurangan yang masih perlu untuk diperbaiki.
“Tentunya sesuai dengan kebutuhan universitas Ma Chung dari waktu ke waktu maka Rektor baru Ma Chung kita harapkan membawa harapan dan inovasi yang baru. Rektor yang baru ini orang lama di Ma Chung sehingga dengan sangat mengenal Ma Chung maka diharapkan Stefanus Yufra dapat mengembangkan Universitas Ma Chung secara proper untuk mencapai hasil yang lebih baik lagi,” pungkas Prof. Philip K. Widjaja.
Ditanya terkait strategi awal memimpin Ma Chung ke depan, Stefanus Yusra menegaskan langkah pertama yang diambil adalah membentuk tim yang kuat karena kerjasama itu sangat menentukan di masa yang akan datang.

“Manusia yang nantinya akan mengendalikan semua kemajuan di bidang IT termasuk perubahan dan lain sebagainya. Universitas Ma Chung ke depan harus bisa memetakan masa depan termasuk berani memiliki komitmen untuk mengatasi berbagai perubahan yang terjadi,” ujar Dr. Yufra.
Ke depan Stefanus Yufra menegaskan dirinya mengharapkan Universitas Ma Chung dapat menjadi salah satu Universitas Unggulan yang mampu memiliki sekaligus mencetak SDM unggul yang akan mampu berkontribusi pada pembangunan.
“Termasuk lulusan yang akan menjawab berbagai kebutuhan di Indonesia ini. Saat ini kompetensi dan penguasaan soft skill yang bagus akan mampu memenangkan persaingan di era saat ini,” pungkas Dr. Ir. Stefanus Yufra M. Taneo. MS., M.Sc. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.