Menyingkap Pesona Surga Tersembunyi di Lereng Gunung Semeru

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat FEB UB (Foto : Istimewa)
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat FEB UB (Foto : Istimewa)

Dosen FEB Universitas Brawijaya beri pendampingan branding dengan multimedia dan copywriting untuk BUMDES.

ADADIMALANG.COM | Lumajang – Jika banyak yang mengetahui tentang Air Terjun Niagara yang ada di Amerika, ternyata di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang ditemukan air terjun yang menyerupai Air Terjun Niagara hingga kerap disebut sebagai ‘Niagara Waterfall Van Java’ atau Air Terjun Niagara di Pulau Jawa.

Kekayaan alam yang disebut sebagai potongan surga yang hilang ini adalah air terjun Tumpak Sewu memiliki keindahan yang berbeda dengan air terjun pada umum di Indonesia karena dengan ketinggian 120 meter memancarkan panorama aliran air yang menjuntai dari berbagai sisi tebing sehingga membuat pancarannya terlihat seperti tirai air yang lebat. Oleh karenanya Air Terjun Tumpak Sewu sering disamakan dengan air terjun Niagara Amerika. Sayangnya potensi pariwisata Tumpak Sewu ini masih belum banyak diketahui masyarakat luas.

“Promosi menjadi aspek kelemahan dari objek wisata ini karena kami masih belum mampu melakukan promosi secara digital terutama dalam hal pembuatan video iklan untuk sosial media yang saat ini menjadi platform media yang digemari oleh banyak wisatawan,” jelas Jayus Hariono selaku Ketua BUMDES Sumber Makmur yang menjadi pengelola Air Terjun Tumpak Sewu tersebut.

Dilatarbelakangi kondisi tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (PKM FEB UB)melakukan pendampingan kepada masyarakat khususnya BUMDES Sumber Makmur.

“Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi pengelola Air Terjun Tumpak Sewu yang salah satunya adalah kendala promosi dan pembuatan video promosinya. Program ini berfokus pada upaya peningkatan kapasitas usaha BUMDES Sumber Makmur melalui program pendampingan branding dengan multimedia dan copywriting,” ungkap Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat FEB UB, Silvi Asna Prestianawati, SE., M.Si.

Dengan melakukan pendampingan untuk menjadi solusi dari berbagai kendala yang dihadapi BUMDES Sumber Makmur tersebut, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat FEB UB yang juga beranggotakan Tsumma Lazuardini Imamia, S.E., ME., dan Muhammad Fawwaz, SE., ini berharap potensi pariwisata Air Terjun Tumpak Sewu akan dapat semakin berkembang sehingga memberikan multiplier effect kepada masyarakat sekitar.

Kegiatan pengabdian diawali dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti Ketua BUMDES Sumber Makmur dan Koordinator Lapangan Wisata Tumpak Sewu guna mengetahui kondisi dan kebutuhan BUMDES sebagai mitra pengabdian.

Proses pembuatan video promosi potensi wisata Air Terjun tumpak Sewu (Foto : Istimewa)
Proses pembuatan video promosi potensi wisata Air Terjun tumpak Sewu (Foto : Istimewa)

“Setelah FGD kami kemudian melakukan pembuatan travel guidebook yang berisi informasi umum, peta, dan penginapan di tempat wisata Tumpak Sewu yang tersaji dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris sehingga ramah untuk wisatawan domestik dan mancanegara,” ujar Silvi Asna.

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat FEB UB juga melaksanakan pengambilan dan publikasi video dalam rangka mempromosikan wisata Tumpak Sewu sebagai salah satu solusi yang dibutuhkan BUMDES Sumber Makmur.

“Sebagai wujud komitmen tim PKM FEB UB, dilakukan juga penandatangan Memorandum of Agreement (MoA) sebagai bentuk kerjasama dalam pendampingan untuk mengembangkan tempat wisata Tumpak Sewu. Kami juga menyerahkan buku dan video promosi yang telah diproduksi di lokasi,” ungkap Silvi Asna.

Penandatangan Kerja Sama dan Penyerahan Buku dan Video Promosi oleh Tim Pengabdian FEB UB (Foto : Istimewa)
Penandatangan Kerja Sama dan Penyerahan Buku dan Video Promosi oleh Tim Pengabdian FEB UB (Foto : Istimewa)

Terkait dengan pelaksanaan PKM dari akademisi FEB Universitas Brawijaya tersebut disambut baik oleh Jayus Hariono selaku Ketua BUMDES Sumber Makmur.

“Kami mengapresiasi pembuatan video profil dan panduan pelayanan wisata yang digarap oleh Tim FEB UB ini dimana kami berharap pendampingan ini dapat dilanjutkan di masa yang akan datang,” ungkap Jayus Hariono.

Pada tahun mendatang, Tim PKM FEB UB berkomitmen turut serta dalam pengembangan pengelolaan pariwisata di Tumpak Sewu sehingga kawasan tersebut dapat menjadi objek wisata yang tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini