Malang Heritage Run 10K, Perkuat Branding Kota Malang Sebagai Destinasi Wisata Olahraga

Home | Berita | Malang Heritage Run 10K, Perkuat Branding Kota Malang Sebagai Destinasi Wisata Olahraga
Malang Heritage Run 10K, Perkuat Branding Kota Malang Sebagai Destinasi Wisata Olahraga

Peserta membludak hingga dari luar kota dan juga mancanegara.

ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Menempuh jarak 10 kilometer (10K) yang melewati beberapa spot-spot heritage di Kota Malang, sebanyak 900 orang mengikuti kegiatan Malang Heritage Run 10K yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang pagi tadi, Minggu (12/11/2023).

Kegiatan fun run yang dimulai dan berakhir di Stadion Gajayana kota Malang ini dibuka oleh PJ Wali Kota Malang Dr. ir. Wahyu Hidayat, MM., didampingi Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, SPd., SE., M.Si., dan juga Kepala OPD di lingkungan Pemkot Malang dan juga Forkopimda Kota Malang.

Dalam laporannya, Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, SPd., SE., M.Si., menyampaikan kegiatan Malang Heritage Run 10k tahun 2023 ini merupakan even kedua dan yang pertama paska pandemi Covid-19.

Kepala Disporapar Kota Malang, baihaqi, SPd., SE., MSi saat menyampaikan laporan kegiatan Malang Heritage Run 10K (Foto : Agus Yuwono)
Kepala Disporapar Kota Malang, baihaqi, SPd., SE., MSi saat menyampaikan laporan kegiatan Malang Heritage Run 10K (Foto : Agus Yuwono)

“Alhamdulillah di kali pertama dilaksanakan sukses dan di tahun 2023 ini diikuti 900 orang peserta yang berasal dari Malang Raya dan beberapa daerah seperti Kediri, Blitar, Trenggalek dan dari Tulungagung. Yang lebih membanggakan lagi kurang lebih 15 orang pelari mancanegara juga mengikuti even ini,” ungkap Kepala Disporapar Kota Malang.

Dibuka secara online, pendaftaran ternyata kuota peserta langsung habis di hari kedua mengingat jumlah peserta disesuaikan dengan jumlah medali yang akan diberikan kepada setiap peserta yang mampu sampai di gars finish.

“Jumlah peserta yang pertama dan tahun ini relatif sama dimana rute yang dilewati itu ada beberapa titik heritage sehingga peserta juga dapat menikmati nuansa heritage Kota Malang seperti Kajoetangan, Jalan Idjen yang banyak gedung-gedung peninggalan Heritage yang berarti ada unsur pariwisata dalam olahraga lari kali ini,” pungkas Baihaqi.

PJ Wali Kota Malang Dr. ir. Wahyu Hidayat, MM memberikan sambutan sebelum memberangkatkan peserta Malang Heritage Run 10K (Foto : Agus Yuwono)
PJ Wali Kota Malang Dr. ir. Wahyu Hidayat, MM memberikan sambutan sebelum memberangkatkan peserta Malang Heritage Run 10K (Foto : Agus Yuwono)

Sementara itu ditemui memberangkatkan peserta Malang Heritage Run 10K, PJ Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., mengapresiasi kegiatan Disporapar yang dinilai sebagai bagian dari penguatan wisata olahraga di Kota Malang.

“Yang pertama itu antusiasnya sangat luar biasa karena hanya dalam waktu dua hari saja sudah terdaftar 900 orang peserta dimana 250 orang adalah anggota TNI Polri dan juga ASN,” ujar Wahyu Hidayat.

Dengan rute sepanjang 10 kilometer melalui lokasi-lokasi heritage kota Malang, Wahyu Hidayat berharapan even tersebut dapat mengenalkan kepada masyarakat khususnya penggemar lari yang saat ini mengikuti Malang Heritage Run 10K untuk mengetahui beberapa spot-spot Heritage.

“Jadi bukan sekedar fun run saja tetapi juga mempromosikan pariwisata kota Malang, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini agar branding wisata olahraga di Kota Malang juga semakin menguat,” pungkas Wahyu Hidayat.

https://youtu.be/Ipb7_cvaZ58

Mulai dari luar kota hingga WNA menjadi peserta Malang Heritage Run 10K 2023

Habib warga negara Perancis yang menjadi peserta ke dua yang sampai di garis finish menyampaikan dirinya merasa sangat tertarik untuk mengikuti kegiatan Malang Heritage Run 10K karena dirinya memang menyukai olahraga lari.

“Saya ingin mengikuti kegiatan Malang Heritage Run 10K ini sehingga saya datang dari Banyuwangi bersama teman-teman datang ke Malang untuk ikut acara ini,” ungkap pria yang baru dua bulan tinggal di Banyuwangi ini.

Habib mengaku menyukai rute yang dipilih oleh panitia sehingga dirinya dapat menyaksikan keindahan Kota Malang dengan nuansa-nuansa heritage yang ada di dalamnya.

“Tadi sempat merasa tidak kuat tapi saya terus berusaha dan tahu-tahu sudah sampai dekat garis finish, sayangnya saya tidak mampu melewati peserta pertama yang saya lihat konsisten dengan kecepatan larinya sejak awal,” tukasnya.

Senada dengan Habib, Vhytanti yang merupakan peserta dari Kota Batu mengaku rute yang dilalui kali ini telah cukup memunculkan nuansa heritage sesuai dengan tema fun run kali ini.

“Yang penting kita tetap semangat dan juga melakukan beberapa persiapan seperti latihan rutin berapa hari dalam setiap minggunya. Semoga dengan even Malang Heritage Run 10K ini dapat semakin menumbuhkembangkan minat masyarakat untuk mengikuti olahraga lari yang semakin viral di kalangan anak muda ini,” pungkas FInanti. (A.Y)

Leave a Reply