Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Mulai Bangun Monumen Masjid Dan Asrama Baru Bagi Santri

Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI), Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Bisri, MS., saat meletakkan batu pertama pembangunan monumen masjid Bahrul Maghfiroh dan Asrama Al Hakim
Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI), Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Bisri, MS., saat meletakkan batu pertama pembangunan monumen masjid Bahrul Maghfiroh dan Asrama Al Hakim

Berikan bantuan paket sembako bagi masyarakat Pra Sejahtera sekitar pondok untuk meminimalisir terjadinya stunting.

ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Sebagai tanda dimulainya pembangunan monumen masjid Bahrul Maghfiroh, dan pembangunan asrama Al Hakim, Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI), Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Bisri, MS., bersama Kapolresta Malang kota Kombes Pol. Budi Hermanto, SIK, melakukan peletakan batu pertama pembangunan pagi tadi, Sabtu (03/02/2024).

“Rencana peletakan batu pertama ini sebenarnya telah lama mau dilaksanakan dan alhamdulillah hari ini dapat terlaksana, dan dihadiri oleh Kapolresta Malang Kota. Pembangunan monumen masjid Bahrul Maghfiroh ini sebagai penanda bagi keikhlasan dan jasa-jasa siapa saja yang telah ikut serta membangun Ponpes Bahrul Maghfiroh hingga terus dapat eksis sampai hari ini,” ujar Mohammad Bisri usai peletakan batu pertama di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang.

Monumen masjid yang akan dibangun tersebut diakui Bisri akan berbentuk menyerupai Tower Zam-Zam dengan ketinggian 7,5 meter, dimana di bawah monumen akan ada tempat penulisan nama-nama jamaah yang telah memberi amal, sedekah, hingga wakafnya untuk kepentingan Ponpes Bahrul Maghfiroh.

Ditanya terkait pembangunan asrama Al Hakim yang berkapasitas 100 orang tersebut, mantan Rektor Universitas Brawijaya (UB) ini menegaskan asrama yang dibangun ini adalah asrama tambahan karena jumlah santri yang terus bertambah.

“Nantinya setiap kamar akan dapat terisi empat orang karena  di dalamnya ada dua tempat tidur bertingkat, sehingga santri tidak tidur seperti ikan pindang karena tidur berhimpit-himpitan akibat tempat tidur yang sempit,” ungkap M. Bisri.

Pembangunan asrama Al Hakim dan monumen Masjid bahrul Maghfiroh tersebut disebut sebagai wujud komitmen pengurus yayasan pondok pesantren BMCI untuk terus dapat berkontribusi kepada masyarakat, khususnya para santri agar memiliki kehidupan yang lebih baik lagi.

Dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan monumen masjid dan asrama Al Hakim, sebanyak 100 paket sembako diberikan kepada warga masyarakat pra sejahtera yang ada di wilayah kelurahan Tlogomas.

“Harapan kami hanya mendapat doa saja dari warga. Semoga kami disini dan Pondok Pesantren bahrul Maghfiroh terus dapat memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” pungkas M. Bisri.

Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI), Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Bisri, MS., saat memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat Pra Sejahtera di wilayah kelurahan Tlogomas untuk meminimalisir Stunting
Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI), Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Bisri, MS., saat memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat Pra Sejahtera di wilayah kelurahan Tlogomas untuk meminimalisir Stunting

Salah satu tokoh kota Malang yang juga turut memberikan bantuan paket sembako adalah Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Budi Hermanto, SIK. yang menyampaikan apresiasinya atas peletakan batu pertama pembangunan monumen Masjid Bahrul Maghfiroh dan Asrama Al Hakim tersebut.

“Pemberian bantuan paket sembako untuk pencegahan stunting ini juga sangat bagus sejalan dengan program dari pemerintah dan kita semua stakeholder peduli, termasuk pondok pesantren Bahrul Maghfiroh ini,” ungkap Kapolresta Malang Kota.

Di hadapan para santri Bahrul Maghfiroh dan juga tamu undangan yang hadir, Kombes Pol. Budi Hermanto, SIK menyampaikan agar para santri yang telah memiliki hak pilih untuk memberikan hak pilih mereka saat Pemilu 14 Februari 2024 mendatang.

“Keberhasilan penyelenggaraan Pemilu itu salah satunya ditunjukkan melalui tingginya partisipasi masyarakat yang memberikan hak suara mereka, oleh karena itu kita menghimbau santri dan masyarakat yang hadir di sini untuk memberikan hak pilih mereka di tanggal 14 Februari 2024. Apapun pilihan masyarakat silahkan saja, karena itu tergantung dari masing-masing pribadi,” pungkas Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Budi Hermanto, SIK. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini