Warga masyarakat hanya membayar uang gedung (DPP) saja yang dapat dicicil selama menempuh kuliah.
ADADIMALANG.COM | Kampus UNITRI – Sebagai wujud dukungan perguruan tinggi dalam mewujudkan pendidikan bagi semua kalangan sekaligus meningkatkan taraf pendidikan masyarakat, Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang akan memberikan beasiswa bagi masyarakat sekitar kampus UNITRI Malang.
Hal tersebut disampaikan oleh Rektor UNITRI Malang, Prof. Dr. Ir. Eko Handayanto, M.Sc., di sela-sela kegiatan buka puasa bersama dengan civitas akademika UNITRI dan perwakilan warga sekitar kampus sore tadi, Rabu (20/03/2024).
Dalam acara berbuka puasa kali ini kita juga mengundang beberapa tokoh warga sekitar baik Ketua RW 6 Tlogomas maupun Ketua RT di wilayah RW 6 tersebut, karena di tahun-tahun sebelumnya belum pernah kita undang dan sekarang bisa hadir berbuka puasa bersama,” ujar Rektor UNIRI Malang.
Menurut Prof. Eko, berkaitan dengan kehadiran Ketua RW 6 dan beberapa Ketua RT yang ada maka disampaikan pula rencana kampus UNITRI Malang untuk menawarkan beasiswa bagi warga sekitar kampus untuk dapat menempuh kuliah di UNITRI dengan biaya yang sangat murah sekali.
“Jadi kita akan beri beasiswa bebas SPP selama empat tahun atau sama saja sampai dia lulus ya, sehingga tanpa membayar biaya SPP setiap semester selama empat tahun akan membuat biaya kuliahnya menjadi sangat murah atau terjangkau. Apalagi karena warga sekitar kampus, maka tidak perlu tempat indekos sehingga biaya tempat tinggal tidak lagi diperlukan,” ungkap Prof. Eko.
Menurut pria ramah tersebut, dirinya sebenarnya berharap dapat menerima warga sekitar kampus yang mendapat beasiswa jumlahnya sebanyak mungkin, namun tetap harus diperhatikan dengan kuota yang disediakan.
“Ya kalau yang dari jauh seperti NTT atau NTB saja dapat memperoleh beasiswa dan bebas SPP, masak warga sekitar kampus UNITRI Malang malah tidak bisa mendapat beasiswa dan kuliah di sini (UNITRI),” tukas Eko Handayanto.
Muhammad Sodiq selaku Ketua RW 6 Kelurahan Tlogomas Kota Malang menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kebijakan kampus UNITRI Malang yang memberikan beasiswa kepada anak muda yang tinggal di sekitar kampus UNITRI untuk menempuh pendidikan kuliah di UNITRI Malang.
“Terimakasih dan program pemberian beasiswa ini baik sekali, karena dengan begitu maka anak-anak warga sekitar kampus UNITRI ini dapat melanjutkan kuliah dengan biaya yang sangat terjangkau dengan adanya beasiswa yang diberikan kampus UNITRI,” jelas Shodiq yang didampingi beberapa Ketua RW di wilayahnya.
Terkait kebijakan pemberian beasiswa bagi warga sekitar kampus UNITRI tersebut, Shodiq menegaskan akan menyampaikan hal tersebut dalam dorum pertemuan RT-RT se wilayah RW 6 Tlogomas.
Dengan jumlah warga sebanyak 600 Kepala Keluarga (KK) tersebut Shodiq mengakui belum dapat mendata berapa jumlah anak muda yang berpotensi melanjutkan pendidikan dengan menempuh kuliah di UNITRI Malang.
“Yang jelas kami mengakui dengan adanya kampus UNITRI Malang ini banyak dampak yang terjadi, termasuk peningkatan taraf ekonomi warga dari berbagai bidang yang terkait dengan aktivitas pendidikan yang dijalankan kampus UNITRI Malang tersebut,” ungkap M. Shodiq mengakhiri wawancara.
Sementara itu ditemui di lokasi yang sama, Direktur Direktorat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNITRI Malang, Dr. Nawir Rasidi, ST., MT., menjelaskan biaya SPP yang dibebaskan melalui pemberian beasiswa tersebut jika dinominalkan mencapai besar angka Rp.3 juta hingga Rp.5 juta sesuai dengan fakultas dan program studi yang dipilihnya.
“Jadi setiap semester bebas bayar SPP sebesar Rp.3 juta hingga Rp.5 juta dikalikan empat tahun atau delapan semester. Mereka yang mendapatkan beasiswa bebas SPP ini cukup membayar uang gedung (DPP) sebear Rp.5 juta yang dapat diangsur selama kuliah,” ujar Nawir.
Ditanya berapa kuota beasiswa dari yayasan kampus UNITRI bagi warga sekitar kampus UNITRI, Nawir menegaskan setiap RT akan mendapatkan kuota sebanyak lima orang sehingga di wilayah RW 6 Tlogomas yang memiliki tujuh RT berpeluang memberangkatkan 35 anak mudanya untuk kuliah di UNITRI Malang. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.