Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang resmi mengelar flagship event Sapta Rona Pesona 2026 di Malang Town Square (MATOS) pagi hari tadi, Kamis (30/07/2026). Rangkaian acara puncak yang berlangsung hingga 2 Agustus 2026 ini digelar untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi inklusif, digitalisasi pembayaran, serta pembiayaan UMKM di tujuh wilayah kerja BI Malang.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Rifki Ismal, Kepala KPwBI Malang Indra Kuspriyadi, Kepala OJK Malang Farid Faletehan, serta jajaran pemerintah daerah dan pimpinan perbankan se-Malang Raya.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang Indra Kuspriyadi menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi di tujuh kabupaten/kota wilayah kerja BI Malang, meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Probolinggo mencatatkan kinerja solid di atas rata-rata pertumbuhan Jawa Timur maupun nasional.
“Pertumbuhan ekonomi yang kuat ini diimbangi dengan inflasi yang tetap terjaga. Selain itu, transaksi QRIS di wilayah kerja kami mengalami peningkatan volume hingga 166 persen secara tahunan (year-on-year),” ujar Indra.
Indra menjelaskan, SRP 2026 mengangkat jargon WARM (Warna, Rasa, dan Makna) sebagai komitmen BI untuk mendampingi dinamika ekonomi daerah. Selain dipusatkan di Matos, kegiatan SRP digelar serentak di berbagai titik kawasan Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo melalui berbagai agenda seperti kurasi UMKM, business matching (DigiMatch), WastraNusa, Halal Chef Competition dan lain sebagainya.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, Rifki Ismal, menekankan pentingnya penguatan sektor UMKM yang saat ini menyerap 97 persen tenaga kerja dan menyumbang 60 persen PDRB di Jawa Timur. Sesuai amanat UU P2SK, BI menjalankan tiga pilar pengembangan UMKM: korporatisasi, peningkatan kapasitas produk, dan perluasan akses pembiayaan perbankan.
“Sapta Rona Pesona ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Karya Kreatif Indonesia (KKI) yang akan digelar di Jakarta pada 20–23 Agustus 2026, serta Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Jawa di Surabaya pada 24–27 September 2026,” tutur Rifki.
Melalui sinergi bersama OJK, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD), dan pemerintah daerah, gelaran SRP 2026 diharapkan dapat membawa UMKM daerah naik kelas sekaligus memicu munculnya sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru. (Ftm/A.Y)
