Kementerian PUPR dan PT. Brantas Abipraya gelar Bimtek kepada 1000 mahasiswa di Malang

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Kota Malang – Masih belum meratanya pemahaman tentang K3 dalam bidang konstruksi yang menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama PT. Brantas Abipraya (Persero), Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) dan Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam hal K3 Konstruksi yang diikuti oleh 1.000 mahasiswa di Graha Polinema mulai pagi hari tadi, Selasa (15/05).

Seribu mahasiswa yang menjadi peserta Bimtek K3 Konstruksi tersebut antara lain berasal dari Universitas Brawijaya (UB), Politeknik Negeri Malang (Polinema), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Islam Malang (Unisma), Institut Teknologi NasionaI (ITN), Universitas Tribuana Tunggadewi (Unitri), Universitas Katholik Widya Karya (UWK), Universitas Widya Gama (UWG) dan Universitas Merdeka (Unmer) Malang.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin menjelaskan bahwa pmbangunan Infrastruktur merupakan salah satu fokus pembangunan nasionaI yang terus dijalankan pemerintahan saat ini agar mampu bersaing dengan negara Iain dalam persaingan global.

“Sesungguhnya banyak masyarakat kita ini yang belum mengenal apa itu K3, bahkan kalaupun sudah tahu itu hanya dipandang sebatas slogan semata. Nah kegiatan ini mengajarkan para calon kontraktor dan pekerja konstruksi yang masih kuliah di semester akhir ini tentang K3 Konstruksi yang harapannya mereka bisa menerapkan saat sudah terjun ke dunia kerja nantinya,” ungkap Syarif Burhanuddin usai membuka acara Bimtek tersebut.

Burhan menegaskan masalah K3 tersebut masih dipandang sebatas slogan saja karena hingga saat ini tercatat 15 kejadian kecelakaan kerja terjadi dalam bidang konstruksi.

“Itu secara umum disebabkan karena ketidakdisiplinan dalam pelaksanaan K3, padahal sanksi sudah dipersiapkan bagi para pelanggar K3 mulai dari peringatan tertulis, blacklist hingga pencabutan ijin badan usahanya. Jika sudah paham betul K3 Konstruksi semoga bisa benar-benar mewujudkan zero accident,” ujar Syarif Burhanuddin kepada Reporter AdaDiMalang.

Sementara itu ditemui di lokasi yang sama, Direktur Operasi II PT Brantas Abipraya (Persero), Widyo Praseno menegaskan bahwa kegiatan bimtek tersebut dilaksanakan dalam rangka mengimplementasikan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 02 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang menyatakan setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja di bidang Jasa Konstruksi wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja.

“Peran mahasiswa sebagai penerus generasi konstruksi sangatlah penting, sehingga kami menginisiasi program bimbingan teknis tersebut sekaligus pelatihan untuk Ahli K3 Konstruksi Muda ini agar mereka mampu bersaing dan siap menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” pungkas Widyo Praseno.

Bimbingan Teknis K3 Konstruksi tersebut juga bertujuan untuk mensosialisasikan tentang pentingnya tenaga kerja bersertifikat K3 Konstruksi, dimana rendahnya pemahaman K3 Konstruksi menjadi penyebab terjadinya kecelakaan kerja karena kurang mengerti akan bahaya dan resiko konstruksi. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Trauma Healing, Wali Kota Sutiaji Beri Semangat untuk Tiga Anak Isoman

Sambang ke lokasi isoman dinilai menjadi upaya penyembuhan trauma pasien Covid-19. ADADIMALANG – Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji memberikan...

Proposal Dosen Dan Mahasiswa ITN Malang Lolos Raih Pendanaan

Laksanakan program Matching Fund Kedaireka, PHP2D dan PKM GT. ADADIMALANG – Meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19, namun raihan prestasi tidak terhenti. Bahkan di kampus...

UB Distribusikan 79 Ekor Kambing dan 7 Sapi pada Idul Adha 1442 H

Tahun depan diharapkan dapat membagikan hingga ke wilayah Malang Selatan. ADADIMALANG - Universitas Brawijaya (UB) membagikan 79 ekor kambing dan 7 ekor sapi kepada 50...

Yayasan Wings Peduli Serahkan Donasi 1.500 Ton Beras Bagi Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

Hari ini menyerahkan bantuan sebanyak 390.340 kilogram beras melalui Korem 083 Baladhika Jaya. ADADIMALANG - Berkolaborasi dengan Jajaran Korem di empat wilayah di Jawa Timur...

Satgas Covid-19 Alumni UB Merilis Aplikasi Isolasi Mandiri

Dapat dimanfaatkan guna memantau kondisi harian masyarakat yang terpapar Covid-19 dan tengah menjalankan isolasi mandiri. ADADIMALANG – Melonjaknya kasus paparan Virus Corona (Covid-19) yang melanda...
- Advertisement -

Berita Terkait