Kota Malang – Sebagai ajang tahunan yang telah dilaksanakan sejak tahun lalu, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) kembali menggelar Konferensi Internasional ICGAB (International Conference on Green Agriculture and Bioeconomy) II yang dibuka sejak pagi hari tadi.
Dekan FTP UB, Darminto Setyo Yuwono menjelaskan bahwa perubahan global seperti peningkatan populasi, perubahan gaya hidup hingga pola makan menjadi masalah kompleks yang harus dihadapi saat ini.
“Air, makanan dan energi merupakan faktor penting dalam pembangunan berkelanjutan sehingga dibutuhkan pendekatan yang mengintegrasikan air dan pangan, serta produksi pertanian untuk energi berkelanjutan,” ujar Darminto Setyo Yuwono dalam sambutannya sebelum pembukaan ICGAB II di gedung Widyaloka Universitas Brawijaya yang diikuti oleh Tujuh negara.
https://m.youtube.com/watch?v=vqAbKgZI8bw
Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, Darminto menegaskan bahwa bioekonomi bisa menjadi solusi dari masalah pembangunan berkelanjutan karena bioekonomi mampu memenuhi kebutuhan energi dengan memanfaatkan berbagai bidang sepertimakanan, kehutanan, pertanian, kimia, sumber energi terbarukan dan juga farmasi.
“Dalam konferensi internasional ICGAB ini kami membahas berbagai permasalahan pangan dan melakukan diskusi untuk mendapatkan solusi pemecahannya termasuk sharing keilmuan dari semua peserta ICGAB,” ujar Darminto Setyo Yuwono.

Dengan adanya pembahasan masalah pangan dan diskusi serta sharing antar para peserta, Darminto berharap akan dihasilkan solusi yang dapat berpengaruh pada meningkatkan kesejahteraan secara nasional. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.