Hadirkan pakar Human Resource untuk membekali lulusan STIE Malangkuçeçwara saat terjun ke dunia kerja.

ADADIMALANG – Menyadari bahwa penguasaan soft skill sangat dibutuhkan saat terjun ke dunia kerja dan memenangkan persaingan yang semakin berat saat ini, Korps Alumni STIE Malangkuçeçwara kembali menggelar pembekalan pagi hari tadi, Rabu (06/07/2022).

Staf Career Development Centre (CDC) STIE Malangkuçeçwara, Rina Irawati, SE., MM., menjelaskan kegiatan pembekalan soft skill tersebut dilakukan oleh Korps Alumni STIE Malangkuçeçwara dalam rangka melengkapi wawasan dan soft skill para calon wisudawan STIE Malangkuçeçwara sebelum terjun ke dunia kerja nantinya, selain teori dan soft skill yang telah diberikan selama mereka kuliah.

Para calon wisudawan yang nantinya akan menjadi anggota Korps Alumni STIE Malangkuçeçwara tersebut diberikan wawasan dan soft skill yang sesuai dengan kondisi riil yang ada di dunia industri (dunia kerja) saat ini.

“Jadi untuk narasumber kali ini kami hadirkan pakar Human Resources yakni Yohanes Susilo dari PT SPIL yang juga telah membuat MoU dengan STIE Malangkuçeçwara,” ungkap Rina.

Selain dari pihak luar, alumni yang telah sukses berkarir juga menjadi salah satu narasumber yang akan sharing trik dan tips saat terjun ke dunia kerja.

“Kegiatan pembekalan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Korps Alumni STIE Malangkuçeçwara sebagai wujud kepedulian kepada para calon anggota Korps Alumni,” ungkap Rina.

Pembekalan yang dilaksanakan secara daring (virtual) kali ini berjalan dengan meriah dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan para peserta yang rata-rata akan segera diwisuda ini.

Sementara itu secara terpisah, Wakil Ketua III STIE Malangkuçeçwara Bidang Kemahasiswaan yakni Dr Kadarusman, Ak., M.M., CA. menjelaskan bahwa kegiatan pembekalan Korps Alumni yang dilaksanakan setiap semester tersebut merupakan wujud kepedulian Korps Alumni STIE Malangkuçeçwara agar para wisudawan benar-benar siap terjun ke dunia kerja.

“Kegiatan ini sudah berjalan sangat lama sekali dan ini merupakan hal yang bagus sehingga akan terus dilaksanakan,” ujar pria ramah ini.

Kadarusman lebih lanjut menjelasn jika secara institusi sebenarnya mahasiswa STIE Malangkuçeçwara telah mendapatkan banyak pembekalan soft skill yang tercermin dalam transkrip aktivitas-aktivitas yang dilakukan selama menjadi mahasiswa.

“Jadi semua pembekalan termasuk aktivitas mahasiswa terdata baik kegiatan yang sifatnya ilmiah maupun non ilmiah yang diberi satuan kredit kegiatan mahasiswa. Itu di luar SKPI, yang kami beri nama dengan Satuan Kredit Kegiatan Mahasiswa (SKKM). Dengan adanya SKPI yang ditambah SKKM maka akan menambah added value mahasiswa,” pungkas Kadarusman. (A.Y)