Kab. Malang | ADADIMALANG.COM – Dengan tujuan mendukung program pembangunan yang berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) terutama SDG 13 Climate Action dan SDG 15 Life on Land, lebih dari 150 mahasiswa asing dan mahasiswa Indonesia melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di desa Sitiarjo.
Kegiatan yang bertajuk Act for Earth: Global Hands, Sustainable Impact ini diselenggarakan oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) Malang Raya yang melibatkan mahasiswa dari berbagai negara seperti Kolombia, Tanzania, Tiongkok, Timor Leste, Singapura, Uzbekistan, Thailand, Guinea-Bissau, Mesir, dan Jepang.

Para mahasiswa asing ini bergabung bersama mahasiswa lokal dari universitas se Malang Raya untuk bersama-sama melakukan aksi penghijauan dengan menanam 100 bibit pohon seperti Pete, Alpukat, Durian, dan Nangka yang ditanam secara bergotong-royong. Bibit tersebut dipilih sesuai dengan kondisi tanah dan iklim Desa Sitiarjo.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa khususnya mahasiswa asing karena mereka tidak hanya belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antar budaya,” jelas Sekjen KUI Malang Raya, Ir. Dwinita Aryani, Ph.D., hari Sabtu (01/03/2025).
Selain memperbaiki kondisi ekologis, penghijauan yang dilakukan diharapkan akan mampu memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat Desa Sitiarjo. Buah-buahan dari pohon yang ditanam bisa menjadi sumber pendapatan baru di masa depan.
Setiap peserta bertanggung jawab atas satu bibit yang ditanam, lengkap dengan dukungan pupuk dan program pemantauan (monev) untuk memastikan pertumbuhan hingga masa panen.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperluas wawasan global tentang lingkungan dan SDGs, tetapi juga membangun jejaring internasional yang kuat.
“Kegiatan ini memperkaya pengalaman internasional mahasiswa dan mempererat hubungan antar universitas di Malang Raya,” ujar Dwinita.
Keterlibatan 11 universitas di bawah KUI Malang Raya, serta dukungan dari Perum Jasa Tirta 1, menjadi bukti kolaborasi yang solid untuk aksi nyata melindungi bumi.
Dengan sinergi mahasiswa internasional dan lokal, Desa Sitiarjo kini punya warisan hijau yang akan tumbuh bersama harapan untuk masa depan bumi yang lebih lestari. (Red)
