Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Malang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI di Hotel Ascent Premier mulai.pagi tadi, Sabtu (06/09/2025). Acara ini merupakan bagian dari Musda serentak yang diadakan di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Mengambil tema “Kokoh Bersama Majukan Kota Malang untuk Indonesia” Musda ini dihadiri oleh Rendra Masdrajad Safaat, salah satu anggota DPRD kota Malang dari PKS.
Menurut Rendra, Musda PKS bukanlah sekadar agenda rutin semata, melainkan simbol regenerasi kepemimpinan yang berorientasi pada persatuan. Ia percaya bahwa kepemimpinan yang kuat akan lahir dari mekanisme demokratis yang dijalankan secara konsisten.
“Musda VI PKS Kota Malang ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan simbol regenerasi kepemimpinan yang berorientasi pada persatuan. Saya meyakini bahwa kepemimpinan yang kuat hanya akan lahir dari mekanisme demokratis yang dijalankan secara konsisten,” ujar Rendra.
Menurutnya, pencapaian PKS Kota Malang sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Timur adalah prestasi yang harus dipertahankan. Keberhasilan ini hanya dapat berlanjut jika semangat kolektif dan soliditas internal partai tetap terjaga.

Rendra menambahkan, ke depannya PKS Kota Malang perlu fokus pada arah kebijakan yang meliputi kaderisasi, restrukturisasi, dan penguatan struktur organisasi. Hal ini bertujuan agar PKS bisa menjadi wadah pembinaan sekaligus melahirkan calon negarawan yang memiliki visi jauh ke depan.
“Capaian PKS Kota Malang sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Timur adalah prestasi yang patut kita pertahankan. Ke depannya, kita memerlukan arah kebijakan yang fokus pada kaderisasi, restrukturisasi, serta penguatan struktur organisasi,” imbuhnya.
Selain agenda politik, Rendra juga mengapresiasi rangkaian acara religius dan sosial yang menyertai Musda VI, seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, mahalul qiyam, hingga santunan anak yatim dan keluarga dhuafa. Ia melihat hal ini sebagai bukti bahwa perjuangan politik PKS berakar pada nilai spiritual dan kepedulian terhadap masyarakat.
Rendra menilai, sinergi antara agenda politik dan kegiatan sosial-keagamaan memperkuat citra PKS sebagai partai yang hadir untuk memberikan manfaat bagi rakyat. Ini sejalan dengan misi besar partai yaitu menjadikan politik sebagai jalan pengabdian.
“Saya mengapresiasi rangkaian acara religius dan sosial yang menyertai Musda VI, mulai dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, mahalul qiyam, hingga santunan anak yatim dan keluarga dhuafa. Hal ini sejalan dengan misi besar PKS dalam menjadikan politik sebagai jalan pengabdian untuk kebermanfaatan rakyat,” pungkasnya. (Red)
