Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Upaya mewujudkan kampus Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) sebagain kampus yang ‘ASRI’ (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kampus Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) mendapat respons dan dukungan nyata dari sektor industri jasa keuangan. Langkah pelestarian lingkungan kampus ini didukung penuh oleh jajaran manajemen PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN Cabang Malang yang hadir dalam peringatan hari lingkungan hidup sedunia pagi tadi, Kumat (05/06/2026).

Kehadiran perusahaan perbankan milik negara di kampus POLINEMA ini menjadi bukti nyata adanya kerja sama lintas sektor yang saling mendukung, dimana kerjasama kali ini diwujudkan melalui komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan pendidikan tinggi yang berbasis pada prinsip pembangunan berkelanjutan.

Puncak dukungan tersebut ditandai dengan penyerahan secara simbolis bantuan fasilitas penunjang kebersihan berupa 20 unit tempat pemilahan sampah yang diserahkan langsung oleh Pimpinan BTN Cabang Malang, Hans Maruahal Hutasoit, kepada Direktur POLINEMA, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT.

Usai prosesi serah terima bantuan sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) tersebut, Hans Maruahal Hutasoit mengutarakan bahwa momen kali ini memiliki nilai yang sangat bagus bagi kedua belah pihak. Terlebih, hubungan kerja sama strategis antara BTN Cabang Malang dengan institusi POLINEMA telah berjalan kuat dalam kurun waktu yang cukup lama.

“Selama ini hubungan kerja sama antara BTN dan POLINEMA telah berjalan dengan sangat harmonis dan produktif. Kami menaruh harapan besar agar bantuan fasilitas ini mampu menjadi bagian penting untuk terus merawat hubungan baik serta mempererat ikatan kerja sama antar-kedua instansi ke depan,” tutur Hans Maruahal Hutasoit.

Hans menceritakan bahwa komunikasi terkait pemenuhan kebutuhan penataan lingkungan kampus ini telah dirancang sejak beberapa waktu lalu. Pihak manajemen POLINEMA memberikan pilihan bagi BTN untuk berkontribusi. Penyediaan fasilitas tempat sampah terpilah ini dinilai sebagai langkah tepat yang efektif untuk mengubah pola kebersihan lingkungan kampus secara tidak langsung.

“Kami melihat adanya kebutuhan pembaruan fasilitas tempat pembuangan di beberapa titik penting di dalam area kampus yang kondisinya sudah kurang baik. Meskipun bantuan ini diberikan secara bertahap dan jumlahnya masih sederhana, kami optimis langkah ini mampu mendorong kesadaran warga kampus untuk menjaga keasrian lingkungan luas. Ini juga menjadi sarana contoh nyata bagi para penghuni maupun tamu yang berkunjung agar terbiasa memisahkan jenis sampah organik, bahan daur ulang, serta sisa sampah plastik yang tidak dapat didaur ulang lagi,” jelasnya.

Mengenai jumlah bantuan yang diberikan, Hans merinci bahwa untuk tahap awal ini disediakan sebanyak 20 unit set tempat sampah terpilah tiga warna. Sesuai dengan kesepakatan bersama dengan manajemen POLINEMA, Bank BTN menegaskan komitmennya untuk membuka ruang diskusi dan komunikasi lanjutan apabila pihak kampus membutuhkan perluasan program berskala besar yang fokus pada ketahanan lingkungan hidup di masa mendatang.

Di tempat yang sama, DBM Business BTN Malang, Budi Siswaya memaparkan bahwa komitmen BTN terhadap pengelolaan sampah terpadu (waste management) sejatinya telah menjadi bagian dari identitas bisnis perusahaan. Komitmen ini bahkan diwujudkan lewat inovasi program perbankan sosial berupa sistem pembayaran angsuran kredit memanfaatkan tabungan hasil penukaran sampah yang bernilai ekonomi.

Budi menambahkan, BTN Cabang Malang senantiasa berdiri di depan untuk mendukung penuh seluruh program inovasi yang digulirkan oleh warga kampus POLINEMA. Hubungan baik yang terjalin selama lebih dari lima tahun ini telah mencakup pengelolaan keuangan internal, pengelolaan sistem penggajian karyawan (payroll), hingga program turunan untuk kesejahteraan dosen dan mahasiswa.

“Melalui skema Program Pengembangan Operasional (PPO) yang berkelanjutan, jalinan kerja sama ini telah terbukti memberikan banyak manfaat nyata bagi lingkungan kampus. Kami berharap konsistensi ini dapat terus dijaga demi menciptakan lingkungan pendidikan yang jauh lebih baik, sehat, dan produktif bagi masa depan generasi bangsa,” pungkas Budi Siswaya. (A.Y)