Pemkot Malang Sambut Mahasiswa Asing Dari 9 Negara Yang Mengikuti Summer Camp

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Sofyan Edi Jarwoko : Kota Malang ingn menjadi Kota Pendidikan dengan skala internasional.

ADADIMALANG – Sebanyak 55 mahasiswa asing dari 9 negara yang mengikuti program Summer Camp yang dipandegani oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) Politeknik Negeri Malang (Polinema), Sekolah Tinggi Informatika dan Ilmu Komputer Indonesia (STKI) Malang dan Universitas Trunojoyo Madura disambut oleh Wakil Walikota Malang dalam acara dinner malam hari ini, Kamis (12/09).

Selain peserta Summer Camp dari luar negeri, dalam kegiatan dinner yang digelar di Balaikota Malang ini dihadiri oleh Rektor STIKI Malang Eva Handriyantini, Kepala KUI STIKI Zusana E. Pudyastuti, Kepala KUI Polinema Nur Salam, Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Sekretaris Daerah kota Malang Wasto, Sekretaris Dinas Pendidikan kota Malang, Kabag Humas Pemkot Malang dan juga Asisten dan juga undangan lainnya.

“Kegiatan ini merupakan kerjasama konsorsium tiga perguruan tinggi yakni Polinema, STIKI Malang dan Universitas Trunojoyo Madura untuk mengenalkan mangrove yang ada di Madura. Dimana tujuan kegiatan ini salah satunya adalah untuk memperkenalkan perguruan tinggi Indonesia ke luar negeri dan mengenalkan budaya masyarakat Indonesia ke masyarakat Internasional sehingga tidak ada pandangan negatif ke Indonesia,” ungkap Kepala KUI Polinema, Nur Salam di sela-sela kegiatan.

55 mahasiswa asing yang datang dari negara Laos, Madagaskar, Chekoslovakia, Ghambia, Sudan, Sudan Selatan dan Yaman tersebut datang ke Indonesia sejak tanggal 3 September 2019 untuk mengikuti Summer Camp di kampus Polinema, Universitas Trunojoyo Madura dan STIKI Malang.

“Gala dinner ini merupakan penyambutan dari Pemerintah Kota Malang sebagai wujud apresiasi dari kehadiran para mahasiswa asing di kota Malang sehingga masyarakat internasional juga akan lebih mengenal kota Malang,” pungkas Nur Salam.

Sementara itu dalam sambutannya, Wakil Walikota Malang sangat mengapresiasi kegiatan Summer Camp yang dilaksanakan di kota Malang oleh para mahasiswa dari berbagai negara tersebut.

“Malang setiap tahunnya menerima sekitar 100 ribu mahasiswa baru dari berbagai daerah di Indonesia termasuk juga para mahasiswa asing. Dengan segala kelebihan yang dimiliki kota Malang sebagai kota pendidikan, rasanya sudah sewajarnya juga jika kota Malang ingin meraih kota pendidikan dalam skala internasional,” ungkap Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko.

Sofyan Edi Jarwoko berharap dengan kegiatan Summer Camp yang dilaksanakan tersebut akan semakin mengenalkan kota Malang kepada dunia internasional melalui para mahasiswa yang telah berkunjung ke kota Malang tersebut.

Dalam kegiatan tersebut juga diberikan kenang-kenangan berupa syal Arema yang menjadi icon kota Malang kepada para peserta Summer Camp yang terpilih menjadi kelompok terbaik ataupun peserta dengan kategori-kategori tertentu.

Dalam komentarnya, beberapa peserta Summer Camp mengaku berat untuk meninggalkan Indonesia dan khususnya kota Malang mengingat keramahan dan berbagai hal yang telah mereka kenal selama mengikuti kegiatan Summer Camp tersebut.

Ditemui usai acara, Rektor STIKI Malang Eva Handriyantini menyampaikan kegiatan Summer Camp sangatlah layak untuk kembali dilaksanakan mengingat melalui kegiatan tersebut bisa terjadi pertukaran budaya, pengalaman dan pengetahuan antar mahasiswa baik asing ataupun Indonesia.

“Para mahasiswa bisa belajar memecahkan masalah yang riil terjadi di masyarakat melalui kreatifitas yang harus dilaksanakan oleh para mahasiswa. Selain itu bisa dipergunakan membangun jejaring internasional untuk masa depan yang lebih baik lagi,” ungkap Eva Handriyantini yang mengaku siap jika diminta menjadi pelaksana Summer Camp tahun mendatang. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Trauma Healing, Wali Kota Sutiaji Beri Semangat untuk Tiga Anak Isoman

Sambang ke lokasi isoman dinilai menjadi upaya penyembuhan trauma pasien Covid-19. ADADIMALANG – Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji memberikan...

Proposal Dosen Dan Mahasiswa ITN Malang Lolos Raih Pendanaan

Laksanakan program Matching Fund Kedaireka, PHP2D dan PKM GT. ADADIMALANG – Meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19, namun raihan prestasi tidak terhenti. Bahkan di kampus...

UB Distribusikan 79 Ekor Kambing dan 7 Sapi pada Idul Adha 1442 H

Tahun depan diharapkan dapat membagikan hingga ke wilayah Malang Selatan. ADADIMALANG - Universitas Brawijaya (UB) membagikan 79 ekor kambing dan 7 ekor sapi kepada 50...

Yayasan Wings Peduli Serahkan Donasi 1.500 Ton Beras Bagi Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

Hari ini menyerahkan bantuan sebanyak 390.340 kilogram beras melalui Korem 083 Baladhika Jaya. ADADIMALANG - Berkolaborasi dengan Jajaran Korem di empat wilayah di Jawa Timur...

Satgas Covid-19 Alumni UB Merilis Aplikasi Isolasi Mandiri

Dapat dimanfaatkan guna memantau kondisi harian masyarakat yang terpapar Covid-19 dan tengah menjalankan isolasi mandiri. ADADIMALANG – Melonjaknya kasus paparan Virus Corona (Covid-19) yang melanda...
- Advertisement -

Berita Terkait