Jelang Peringatan Nataru, Forkopimcam Blimbing Gelar Rakor

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Membahas pengamanan dan pelaksanaan ibadah Natal dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

ADADIMALANG – Menjelang pelaksanaan peringatan Natal 2020 dan tahun baru 2021 (Nataru), Komandan Koramil Blimbing Kapten Arh Imran bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Blimbing melaksanakan rapat kordinasi (rakor) kemarin, Kamis (17/12/2020).

Kegiatan rakor Forkopimcam Blimbing tersebut dilaksanakan bersama dengan Pengurus Gereja dalam angka kesiapan operasi lilin Semeru tahun 2020 serta pengamanan Natal dan tahun baru di wilayah kecamatan Blimbing.

Dalam sambutannya, Kapolsek Blimbing Kompol Heri Wahyu Widodo menyampaikan bahwa perayaan natal saat ini di tengah pandemi dan kondisi kota Malang dalam zona merah membuat jumlah jemaat perlu dibatasi maksimal 200 orang.

“Hal ini juga sudah sesuai dengan ketentuan dari Dewan Gereja Malang,” ungkap Kompol Heri Wahyu Widodo.

Selain itu, pengurus gereja diminta untuk menyediakan alat Protokol Kesehatan Covid-19 seperti bilik desinfektan, hand sanitizer, wastafel, sabun cuci tangan maupun thermal gun.

“Dalam pelaksanaan ibadah dilakukan pembatasan bagi jemaat dengan usia di bawah 12 tahun dan usia lanjut serta yang sedang sakit disarankan untuk tidak hadir dan bisa mengikuti ibadah secara virtual,” ungkap Kapolsek Blimbing.

Sementara itu danramil belimbing Kapten Arh Imran SH mengatakan bahwa saat ini kota Malang kembali memasuki zona merah yang seharusnya dilakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau pembatasan sosial berskala lokal (PSBL).

“Namun mengingat dampaknya terhadap ekonomi masyarakat cukup besar sehingga kita melaksanakan operasi yustisi setiap hari,” ungkap Danramil Blimbing. (A.Y)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Staycation, Kuliner Hingga Menelusuri Perkebunan Kopi Saat Long Weekend Di Hotel Tugu Malang

Menikmati sajian kuliner Babah Nyonya hingga cita rasa Thailand dan Vietnam selama bulan Maret 2021 ini. ADADIMALANGG - Menyambut bulan...

Mahasiswa UB Buat Biskuit Ulat Sebagai Solusi Stunting Anak

Meraih medali perak pada ajang AISEEF 2021. ADADIMALANG - Persoalan kekurangan gizi (stunting) yang masih banyak terjadi menjadi salah satu perhatian mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas...

Antisipasi Degradasi Lingkungan, BI Malang Kembangkan Klaster Padi Organik

Melatih Kelompok Petani menguasai teknologi ramah lingkungan. ADADIMALANG - Dengan tujuan untuk mengatasi degradasi lingkungan yang terus menurun akibat akumulasi limbah kimia, Kantor Perwakilan Bank...

Menkeu RI : Jika Terbukti, Suap Itu Adalah Pengkhianatan

Tanggapi adanya penyidikan KPK dengan kasus suap yang diduga melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak. ADADIMALANG - Adanya penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pegawai Direktorat...

Abraham Lomi Kembali Menjadi Rektor ITN Malang

Rektor pengganti setelah Profesor Kustamar meninggal dunia. ADADIMALANG - Setelah Rektor Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang Prof. Dr. Ir. Kustamar MT meninggal dunia beberapa waktu...
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -