ADADIMALANG.COM | Kampus UB – Setelah beberapa waktu lalu telah diumumkan penerimaan mahasiswa jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), para siswa yang belum beruntung diterima melalui jalur tersebut masih dapat memanfaatkan peluang masuk ke perguruan tinggi idamannya melalui jalur seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT).
Dalam kegiatan Bincang dan Obrolan Santai (BONSAI) bersama Pakar yang digelar Humas Universitas Brawijaya (UB) kali ini sengaja membahas tentang persiapan Universitas Brawijaya dalam pelaksanaan UTBK-SNBT tahun 2024.
Sekretaris Universitas Brawijaya, Dr. Tri Wahyu Nugroho, S.P.,M.Si., menyampaikan terkait dengan kesiapan pelaksanaan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) di Universitas Brawijaya memang harus disampaikan kepada masyarakat di awal karena saat ini telah masuk di waktu-waktu krusial sehingga harapannya masyarakat akan semakin tahu dan paham akan UTBK yang akan diikuti putra putri mereka.
Kesiapan Universitas Brawijaya untuk melaksanakan UTBK tahun 2024 ini telah benar-benar matang, dimana UB yang merupakan salah satu dari 74 pelaksana UTBK saat ini telah menyiapkan berbagai infrastruktur dan juga persiapan untuk pelaksanaan UTBK.
“Universitas Brawijaya telah mempersiapkan 66 ruangan di 16 lokasi baik di Rektorat dan Fakultas dengan fasilitas 1.580 komputer sesuai spesifikasinyang dibutuhkan dan ditambah 226 komputer cadangan,” ujar Wakil Rektor bidang Akademik UB, Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP.
Menurut Mantan Dekan FTP UB ini, sebanyak 644 pengawas juga telah dipersiapkan untuk bertugas selama tujuh hari dan bisa bertambah masa kerjanya jika Universitas Brawijaya membuka gelombang 2.
“644 petugas tersebut antara lain terdiri dari 65 orang teknisi 5 orang petugas server 6 orang petugas it 16 petugas penanggung jawab IT, 16 penanggung jawab listrik dan juga petugas keamanan lebih banyak lagi. Di masing-masing ruangan akan ada 70 orang petugas sehingga ditotal semua petugas pasar di Universitas Brawijaya mencapai 886 orang,” ungkap Imam.

Berbagai persiapan dan infrastruktur yang dipersiapkan oleh Universitas Brawijaya tersebut diharapkan dapat memperlancar UTBK sehingga bebas dari kecurangan, perjokian dan hal lain yang tidak diinginkan.
“Juga dipersiapkan genset apabila terjadi pemadaman listrik meskipun dari kampus telah berkirim surat agar tidak dilakukan pemadaman listrik di wilayah Universitas Brawijaya, termasuk jaringan internet yang dioptimalkan selama pelaksanaan UTBK tersebut,” pungkas Imam.
Di lokasi yang sama. Sekretaris Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik Heri Prawoto Widodo, S.Sos., M.A.B, menyampaikan untuk peserta UTBK yang telah dinyatakan diterima dan telah melaksanakan daftar ulang maka yang bersangkutan tidak akan dapat mendaftar di jalur mandiri di manapun.
“Namun jika siswa tersebut tidak melakukan daftar ulang maka yang bersangkutan masih boleh mendaftar di jalur mandiri. Dalam UTBK kali ini terdapat beberapa materi esai dengan ketentuan khusus yang tentunya berbeda dengan materi UTBK tahun lalu ” pungkas Heri Prawoto Widodo. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.