Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Upaya penanganan banjir di Jalan Letjen Sutoyo dan Jalan Bondowoso serta rencana revitalisasi Pasar Besar Kota Malang menjadi pokok bahasan dalam pertemuan antara Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, dengan Deputi Bidang Infrastruktur Bappenas, Abdul Malik Sadat Idris.
Pertemuan yang berlangsung di Balai Kota Malang pada Rabu kemarin (12/02/2025) ini turut dihadiri perwakilan dari berbagai instansi terkait, termasuk Bappeda Provinsi Jawa Timur, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Jatim Kementerian PUPR, serta BBWS Provinsi Jatim.
Penanganan banjir dan revitalisasi Pasar Besar merupakan bagian dari program prioritas Iwan selama menjabat sebagai Pj Wali Kota Malang. Ia menjelaskan bahwa dokumen perencanaan revitalisasi Pasar Besar telah dipersiapkan secara komprehensif, termasuk Detail Engineering Design (DED) yang mengusung konsep Gedung Bangunan Hijau. Konsep ini sebelumnya juga telah dibahas dalam kunjungan Menteri PUPR ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang.

Deputi Bidang Infrastruktur Bappenas dan Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur menyambut baik pemaparan Iwan. Keduanya memberikan dukungan penuh agar program ini dapat diusulkan dalam Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekbang) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas).
Bahkan, Abdul Malik Sadat Idris menegaskan bahwa pihaknya siap membantu Kota Malang dalam merancang konsep penataan kawasan yang lebih modern dan terintegrasi.
Merespons dukungan tersebut, Iwan mengungkapkan apresiasinya kepada Bappenas dan Bappeda Provinsi Jawa Timur. Ia menilai kolaborasi ini sebagai langkah maju dalam percepatan penanganan banjir dan revitalisasi Pasar Besar.
“Dengan pembahasan yang sudah berjalan ini dapat menjadi kekuatan kita. Terkait dengan Pasar Besar, kita sudah berproses, kita perlu intervensi pembangunan pasar besar yang menjadi ikon Kota Malang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iwan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program ini hingga tahap pembahasan lebih lanjut di tingkat nasional.
“Saya akan berupaya mengawal dalam pembahasan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekbang), dan data dukung itu nantinya dapat diusulkan dalam Musrenbang Nasional,” pungkas Iwan. (*)
