~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dua Dosen Perempuan Dikukuhkan Sebagai Profesor Baru UB

Dua Dosen Perempuan Dikukuhkan Sebagai Profesor Baru UB

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
  • visibility 268
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta dari Fakultas MIPA.

ADADIMALANG – Kondisi pandemi rupanya bukan alasan bagi Universitas Brawijaya (UB) untuk terus berkembang dan meningkatkan prestasi.

Salah satu yang saat ini terus diupayakan adalah menambah jumlah profesor yang dimiliki UB.

Penambahan profesor UB ini dilaksanakan hari Sabtu lalu (26/02/2022) dalam kegiatan pengukuhan dua orang profesor yakni Profesor dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Dr. Astrid Puspaningrum, S.E., MM., CMA. yang merupakan profesor aktif ke-20 dari FEB UB dan Profesor aktif ke-162 di Universitas Brawijaya, serta menjadi Profesor ke-287 dari seluruh profesor yang telah dihasilkan UB.

Dalam pengukuhannya, Astrid Puspaningrum membacakan pidato ilmiahnya yang berjudul ‘Entrepreneurial Creativity Untuk Membangun Keunggulan Bersaing dan Meningkatkan Kinerja Pemasaran’ yang berlatar belakang Astrid permasalahan yang terjadi semenjak Asean China Free Trade Area (ACFTA) resmi rilis pada tanggal 1 Januari 2010 lalu khususnya pengaruh bagi sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia.

Menurut Astrid, dengan ACFTA tersebut akan membuat UMKM di Indonesia menghadapi ancaman serius berupa proses deindustrialisasi.

“Ketidakmampuan produk-produk Indonesia untuk bersaing di era ACFTA akan menyebabkan penutupan unit-unit usaha. Para pelaku UMKM tidak lagi menjadi produsen, melainkan hanya sebagai sales dari barang-barang produksi negara importir lain,” ungkap Astrid.

Melihat ketidak mampuan produk-produk Indonesia untuk bersaing di era ACFTA, maka UMKM di Indonesia perlu membangun daya saing. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan perusahaan untuk menghadapi berbagai tantangan dan peluang adalah pendekatan yang didasarkan pada Resources-based view (RBV), dimana melalui RBV organisasi dapat membangun keunggulan bersaing yg berkelanjutan melalui pengunaan sumber daya berupa finansial, manusia, sarana fisik, dan intangible asset (knowledge).

Entrepreneurial Creativity yang disampaikan Astrid adalah model yang dikembangkan dari entrepreneurial creativity dan entrepreneurial networking sehingga akan menciptakan keunggulan untuk bersaing sehingga UMKM mampu menghasilkan kinerja pemasaran yang baik sebagai alat untuk mengukur tingkat keberhasilan keseluruhan kinerja yang dilakukan.

“Dengan penerapan entrepreneurial creativity ini maka daya saing dapat diraih dan kinerja pemasaran akan meningkat,” ujar Astrid.

Sementara itu, Profesor kedua yang dikukuhkan adalah Profesor Dr. Dra. Catur Retnaningdyah, M.Si. yang merupakan profesor aktif ke-26 dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Profesor aktif ke-162 di Universitas Brawijaya serta menjadi Profesor ke-288 dari seluruh profesor yang telah dihasilkan UB.

Dalam pidato pengukuhannya, Catur Retnaningdyah menjelaskan tentang bagaimana peran vegetasi sebagai tanaman riparian yang digunakan untuk meningkatkan kualitas air yang tercemar oleh polutan.

Peningkatan kualitas air irigasi yang tercemar bahan organik, pestisida dan pupuk sintetik dapat dilakukan dengan cara aplikasi model teknologi fitoremediasi sistem kontinyu berupa “Riparian Vegetation in Irrigation Ditch (RVID)”

“RVID ini merupakan komunitas hidromakrofita (tanaman air) lokal yang ditanam sebagai vegetasi riparian di tepi saluran irigasi sepanjang minimum 200 m dengan penutupan maksimum 80 persen. Keunggulan model RVID adalah secara efektif mampu meningkatkan kualitas air irigasi tercermin dari kadar oksigen terlarut yang tinggi dan penurunan kadar COD, TSS, Cl2 bebas, ortofosfat, turbiditas, suhu, nilai KMnO4, alkalinitas, BOD, TP, nitrat, konduktivitas, dan TKN,” ungkap Catur.

Peningkatan kualitas air juga terlihat dari peningkatan diversitas spesies makroinvertebrata bentos dan perifiton mengindikasikan penurunan tingkat bahan toksik di perairan, peningkatan kelimpahan spesies yang bersifat sensitif, serta penurunan nilai beberapa indeks biotik seperti FBI, TDI dan %PTV sebagai indikator penurunan tingkat pencemaran bahan organik dan nutrisi di perairan.

Dengan demikian air irigasi hasil proses fitoremediasi ini dapat menjamin tersedianya air irigasi dengan kualitas yang baik untuk mendukung aktivitas pertanian yang sehat.

“Kelemahan teknologi fitoremediasi model RVID ini adalah kesulitan penanaman hidromakrofita sebagai vegetasi riparian di saluran irigasi yang sudah dibangun atau dibeton dan diperlukan tenaga ekstra untuk pemeliharaan supaya penutupan tanaman maksimum 80 persen,” pungkas Catur Retnaningdyah. (A.Y)

Tags
  • Penulis: Agus Yuwono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengalaman Libur Sekolah Anak Bersama Hotel Tugu Malang

    Pengalaman Libur Sekolah Anak Bersama Hotel Tugu Malang

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Disediakan berbagai pilihan aktivitas yang dapat menjadi kegiatan anak-anak selama berlibur sekolah dan menginap di Hotel Tugu Malang. ADADIMALANG – Hotel Tugu Malang kembali menghadirkan keceriaan melalui paket spesial School Holiday at Hotel Tugu Malang untuk memanjakan para tamu yang ingin merasakan sensasi staycation seru bersama keluarga. Paket spesial ini diluncurkan seiring dengan masa liburan […]

  • Gedebok Makmur, Pemanfaatan Limbah Batang Pisang Di Desa Sukodono

    Gedebok Makmur, Pemanfaatan Limbah Batang Pisang Di Desa Sukodono

    • calendar_month Kamis, 5 Agt 2021
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Diolah menjadi keripik, sabun dan media pengembangbiakan cacing Lumbricus Rubellus. ADADIMALANG – Melalui program kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada masyarakat (PKM – PM), empat mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) mengolah batang pisang (gedebok) menjadi produk bernilai ekonomi tiunggi. Empat mahasiswa dari jurusan Teknik Kimia Polinema tersebut antara lain Marshanda Ira Prameswara, M. Reza Zulfani, Safira Fereste […]

  • Andalkan Si Raja Air, Strategi Tugu Tirta Kota Malang Untuk Kondisi Force Majeure

    Andalkan Si Raja Air, Strategi Tugu Tirta Kota Malang Untuk Kondisi Force Majeure

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle redaksi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Mengatasi kondisi force majeure yang tidak dapat diprediksi demi kepentingan masyarakat, Perumda Tugu Tirta kota Malang andalkan jurus ‘Si Raja Air’. Inovasi Si Raja Air yang merupakan ide orisinil dari Tugu Tirta kota Malang ini sudah berjalan mulai 2020 dan masuk dalam nominasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Kota Malang 2021. “Si Raja […]

  • TNI Polri dan Media Bersama Masyarakat Bersinergi Melalui Olahraga Bersama

    TNI Polri dan Media Bersama Masyarakat Bersinergi Melalui Olahraga Bersama

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2020
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 320
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Dalam rangka memperkuat soliditas serta meningkatkan kekompakan dan kebersamaan, personel TNI baik dari Korem 083 Baladhika Jaya dan dari Kodim 0833 Kota Malang bersama jajaran Polresta Malang Kota dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya bersama masyarakat melaksanakan olahraga bersama di Lapangan Parade Brawijaya Rampal Malang pagi hari tadi, Jumat (06/04/2020). Dalam kegiatan […]

  • Warga Permata Jingga Tolak Ada Acara Di Perumahan Tempat Tinggalnya

    Warga Permata Jingga Tolak Ada Acara Di Perumahan Tempat Tinggalnya

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2020
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Kawal Surat Edaran Walikota untuk antisipasi penyebaran virus Corona. ADADIMALANG – Setelah hari Sabtu malam kemarin (21/03/2020) warga Perumahan Permata Jingga di kelurahan Tunggul Wulung menggelar aksi penolakan pelaksanaan kegiatan Reuni Akbar yang digelar di Swimming Pool&Resto Permata Jingga, aksi penolakan kembali digelar mulai pagi hari tadi. “Jadi warga menolak adanya pelaksanaan resepsi pernikahan di […]

  • Rektor ITN Malang Perpanjang Kuliah Daring Sampai Akhir Semester

    Rektor ITN Malang Perpanjang Kuliah Daring Sampai Akhir Semester

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2020
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 416
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Terhitung sejak tanggal 16 Maret 202 yang lalu, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang secara resmi telah mengganti perkuliahan tatap muka menjadi perkuliahan daring (online learning) hingga tanggal 29 Maret 2020. Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Rektor ITN Malang Kustamar dengan nomor ITN.03.0326/IX.REK/2020) yang telah diedarkan dan diberitahukan kepada civitas akademika ITN Malang […]

expand_less