LPBHNU Kota Malang Minta Segera Dilakukan Pengusutan Tuntas Terkait Meninggalnya Ratusan Aremania

Minta warga warga Nahdliyyin melakukan sholat ghoib untuk Aremania yang meninggal dunia.

ADADIMALANG – Insiden yang terjadi paska pertandingan Arema FC VS Persebaya Surabaya hari Sabtu malam kemarin (01/10/2022) yang menyebabkan ratusan suporter Arema (Aremania) meninggal dunia, juga menjadi perhatian dari Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Kota Malang.

Melalui pernyataan resmianya secara tertulis, LPBHNU Kota Malang menyampaikan simpati dan rasa duka mendalam atas wafatnya ratusan suporter Arema ataupun warga masyarakat Malang Raya akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan pada tanggal 1 Oktober 2022 kemarin malam.

“Tercatat hingga rilis ini dibuat telah ada 153 orang yang meninggal dunia akibat tragedi tersebut yang merupakan korban terbesar dalam sejarah sepakbola di Indonesia dan kedua di dunia. Oleh karena itu LPBHNU Kota Malang menyampaikan beberapa hal terkait tragedi tersebut,” ungkap perwakilan LPBHNU Kota Malang, Fajar Santosa.

Menurut Fajar, LPBHNU Kota Malang mendesak agar dilakukan pengusutan secara tuntas terkait ketidak profesionalan pelaksanaan penyelenggaran pertandingan sesuai ketentuan perundang-undangan khususnya Undang-Undang nomor 11 tahun 2022 tentang keolahragaan dan aturan lain yang mewajibkan penyelenggara menjamin dan mempersiaplan mitigasi terhadap keamanan dan keselamatan setiap orang yang hadir dalam pertandingan.

“LPBNU juga mendesak agar segera dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh keterlibatan aparat keamanan yang secara represif dan tidak tepat menggunakan gas air mata dalam pengendalian suporter yang secara tegas dilarang dalam pasal 19 FIFA Stadium Safety and Security Regulations. LPBNU juga mendesak agar dilakukan penyelidikan dan penyidikan secara tuntas dan transparan sebab utama dari meninggalnya ratusan suporter sehingga dapat ditemukan siapa orang yang bertanggung jawab atas hilangnya nyawa ratusan supporter Arema (Aremania) tersebut,” ungkap Fajar.

Fajar juga menyampaikan bahwa LPBNU meminta agar warga Nahdliyyin melakukan sholat ghoib kepada ratusan korban yang wafat akibat tragedi kemanusiaan di Malang Jawa Timur tersebut. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini